I feel speechless..... Ketika saya baca semua hal yang menyudutkan dirinya masalah pernikahan. Saya sedih.... saya terpuruk.... tapi saya berjuang.... dengan segala hal-hal yang turut memperburuk situasi, saya tetap bertahan. Hanya berharap bantuan dari Yang Maha Kuasa yang memiliki hak atas hidup saya. Tapi bila keterpurukan ini dan kepedihan ini merupakan sebuah proses untuk meraih ridho Mu maka..... saya ikhlas ya Allah. Bila dia tak sanggup untuk menungguku maka hanya Kau yang Maha Mengetahui isi hati kami karena sesungguhnya Kau telah mengetahui janjiku padaMu.
Mungkin ini hanya sebuah fase menyebalkan sebelum datang bulan, tapi rasanya hormon saya benar2 memperburuk situasi. Beberapa hari belakangan ini saya kembali merutuki masa lalu saya dan kehilangan sedikit kepasrahan saya dengan mengeluarkan pertanyaan2 "mengapa saya tidak diijinkan menikah dengannya?", "mengapa banyak pihak yang selalu berusaha ikut campur masalah kami?" dan mengapa2 yang lainnya. Walaupun akhirnya saya sampai di suatu titik bahwa tampaknya Allah memang belum memberikan ridho nya untuk kami menikah. Kami memang hanya manusia biasa yang kadang merasa terburu2 dan tidak sabar. Padahal menurut Allah mungkin saya belum siap untuk menikahi seorang Giri, perlu sedikit banyak latihan lagi terutama latihan mengontrol emosi saya. Saya memohon dengan sangat kepada Allah untuk mempersiapkan kami berdua agar kelak pernikahan di antara kami akan membawa berkah, menjadikan pernikahan tersebut sakinah, mawadah, warrahmah dan memiliki keturunan yang baik, sempurna (tidak cacat fisik dan mental) dan shaleh. Amiin.
Insya Allah saya akan sabar menunggu saat itu datang tetapi saya sangat berharap bahwa hal ini dapat disadari juga oleh Giri.
Rabu, 24 Desember 2008
Kamis, 18 Desember 2008
Jatuh Cinta......
Kemarin saya merasakan jatuh cinta (lagi)....... Saya jatuh cinta (lagi) kepada Giri. Hari itu saya melihat wajahnya bersinar dan lesung pipitnya terlihat sangat manis. Tidak seperti biasanya seringkali saya melihat dia mengernyitkan dahi, tapi kemarin dia sangat bersinar. Ya.. sholat memang membuat wajahnya semakin bersinar dan kondisi emosionalnya lebih stabil. Saya yakin itu. Karena saya cukup mengenalnya selama 6.5 tahun ini. Jika ini memang jalan yang Allah berikan sebagai proses agar kami dapat menikah, saya sangat bersyukur. Semoga penantian kami tidak sia-sia dan semua dapat menjadi indah pada waktunya. Insya Allah.... Amin.
Rabu, 10 Desember 2008
One Little Step leads to a Big Change
Hari kemarin saya banyak berdiskusi dengan G, ada sebuah langkah kecil yang diambilnya yang InsyaAllah akan memberikan perubahan besar bagi kami semua yang tentunya menjadi jauh lebih baik. Amin.
G menetapkan jadwal imam sholat lima waktu di kantornya, suatu langkah kecil yang mengandung komitmen dan tanggung jawab yang tinggi beserta sejuta kebaikan didalamnya. I hope it'll lead to a better change.... ^^
Doaku dijawabNya.....
G menetapkan jadwal imam sholat lima waktu di kantornya, suatu langkah kecil yang mengandung komitmen dan tanggung jawab yang tinggi beserta sejuta kebaikan didalamnya. I hope it'll lead to a better change.... ^^
Doaku dijawabNya.....
Rabu, 03 Desember 2008
Konsistensi A.K.A Disiplin
Disiplin adalah kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu system yang mengharuskan orang untuk tunduk kepada keputusan, perintah dan peraturan yang berlaku. Dengan kata lain, disiplin adalah sikap menaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa pamrih.
Konsistensi sendiri itu apa? Hm... hari-hari belakangan ini saya banyak berpikir tentang arti 'konsistensi'. Makhluk apa sih sebenarnya sang konsistensi ini? Saya mungkin harus kembali membuka kamus besar bahasa Indonesia ^^ Yang jelas saya mulai menyadari bahwa diri saya sangat jauh dari kata ini dan saya ingin mulai mencoba mendekatkan diri saya kepada kata ini dan kata disiplin. Hari ini saya coba memulai sebuah program yang memerlukan konsistensi dan disiplin tinggi. Kalau saya bilang saat ini saya sangat jauh dari kata itu bukan berarti dulu saya jauh juga. Saya pernah sangat dekat dengan kata-kata tersebut, tapi seiring waktu, lingkungan dan kebiasaan saya yang buruk saya mulai menjauh dari kata-kata itu. Padahal posisi saya saat ini sangat memerlukan dukungan dari kata-kata itu.
Saya benar-benar ingin menikah dengan my dearest G, tapi sampai detik ini semua masih dalam status menggantung dan salah satu penyebab dari menggantungnya hal ini adalah tidak adanya konsistensi dari saya sendiri. Terkadang saya lupa bahwa fokus hidup saya saat ini adalah masalah diatas, kadang saya banyak memberikan toleransi kepada diri saya sendiri yang membuat saya kemudian lupa akan hal tersebut.
Saya ingin mencoba untuk bicara dengan mama masalah ini, tapi kenapa ketakutan saya sangat tinggi? Suatu hal yang aneh bukan? For somehow beliau mama saya kan? Dan kenapa saya harus takut? Saya lelah kalau harus bermain petak umpet terus dengan kedua orang tua saya, saya cape berbohong dan saya ingin kepastian untuk masa depan saya.
I'm tired to live for the expectations of people around me, i'm trying to live for myself, for my dreams. If I messed it up someday please forgive me.
Konsistensi sendiri itu apa? Hm... hari-hari belakangan ini saya banyak berpikir tentang arti 'konsistensi'. Makhluk apa sih sebenarnya sang konsistensi ini? Saya mungkin harus kembali membuka kamus besar bahasa Indonesia ^^ Yang jelas saya mulai menyadari bahwa diri saya sangat jauh dari kata ini dan saya ingin mulai mencoba mendekatkan diri saya kepada kata ini dan kata disiplin. Hari ini saya coba memulai sebuah program yang memerlukan konsistensi dan disiplin tinggi. Kalau saya bilang saat ini saya sangat jauh dari kata itu bukan berarti dulu saya jauh juga. Saya pernah sangat dekat dengan kata-kata tersebut, tapi seiring waktu, lingkungan dan kebiasaan saya yang buruk saya mulai menjauh dari kata-kata itu. Padahal posisi saya saat ini sangat memerlukan dukungan dari kata-kata itu.
Saya benar-benar ingin menikah dengan my dearest G, tapi sampai detik ini semua masih dalam status menggantung dan salah satu penyebab dari menggantungnya hal ini adalah tidak adanya konsistensi dari saya sendiri. Terkadang saya lupa bahwa fokus hidup saya saat ini adalah masalah diatas, kadang saya banyak memberikan toleransi kepada diri saya sendiri yang membuat saya kemudian lupa akan hal tersebut.
Saya ingin mencoba untuk bicara dengan mama masalah ini, tapi kenapa ketakutan saya sangat tinggi? Suatu hal yang aneh bukan? For somehow beliau mama saya kan? Dan kenapa saya harus takut? Saya lelah kalau harus bermain petak umpet terus dengan kedua orang tua saya, saya cape berbohong dan saya ingin kepastian untuk masa depan saya.
I'm tired to live for the expectations of people around me, i'm trying to live for myself, for my dreams. If I messed it up someday please forgive me.
Rabu, 26 November 2008
Long Time No See....
Duh kangennya akuw mengisi blog ini, padahal di museum ituh ada hotspot, tapi kan akuw musti bekerja toh? Jadi cukup sulit curi2 waktu buat nulis blog, secara sekitar gw pada gila nge-tagged. Musti rebutan pan? lha wong mo ngimel buat urusan kerjaan aja sulit.... kudu rada ngahereng heula hehehe....
O iya, tadi kami jalan-jalan sore ke braga permai. Coklat buatannya bener2 uenaaaakkk apalagi yang rasa kulit jeruk dan rasa mocca yang dilapisin coklat bubuk. Harganya sih emang lumayan mahil secara 1 onsnya dibandrol 35000. Tapi makannya puas deh. Duh ga bisa banyak cerita nih, yang punya kompi dah dateng hehehe.....
O iya, tadi kami jalan-jalan sore ke braga permai. Coklat buatannya bener2 uenaaaakkk apalagi yang rasa kulit jeruk dan rasa mocca yang dilapisin coklat bubuk. Harganya sih emang lumayan mahil secara 1 onsnya dibandrol 35000. Tapi makannya puas deh. Duh ga bisa banyak cerita nih, yang punya kompi dah dateng hehehe.....
Minggu, 23 November 2008
HeuGh...!!
Hari ini pagi udah ada jadwal ke Gedung Merdeka, loading barang terutama foto2. Ini ceritanya H-1 tapi rasanya ga keruan semua kerjaan tu bapak2, heraaannn deh guweeeee!! Bawaannya jadi spaneng dehhh.... Si oom Ed yang punya hajat itu entah kemana, dia cuma drop foto2 yang dari delegasi Jepang dan India. Lalu dia menghilang...... Hng?! Siapa sih yang punya acara? Perasaan bukan kita deeehhhhh :P~
Sampe beres makan siang aku balik ke kantor, eonni masi stay nunggu salah satu sponsor yang mau loading barang. Di kantor anak2 lagi gathering, sempet ngumumin dulu acara IPW dan minta bantuan anggota untuk jadi LO. Beres gathering langsung nyiapin surat dispensasi dan pulaaanng. Eh ga taunya pas sampe sini eonni telepon, dia harus ke Gd. Merdeka krn dipanggil mr. BJ mau nanya ttg rundown besok, Halaaahhhhh....... Akuw langsung susun tu rundown and mengimelkannya kepada pihak2 terkait. BIAR SEMUANYA JELASSS DAN TERKOORDINASI DENGAN BAIK. Memang begitu toh seharusnya?
Duh kepala agak berat dan rasanya mual plus beser. Pasti gara2 minum kopi 3 cangkir nih, hiks!! Aku tiduran dulu ah, sambil tunggu kabar selanjutnya dari eonni. My dearest lagi agak sibuk, kebetulan ada tamu. Dah dulu ah.....
Sampe beres makan siang aku balik ke kantor, eonni masi stay nunggu salah satu sponsor yang mau loading barang. Di kantor anak2 lagi gathering, sempet ngumumin dulu acara IPW dan minta bantuan anggota untuk jadi LO. Beres gathering langsung nyiapin surat dispensasi dan pulaaanng. Eh ga taunya pas sampe sini eonni telepon, dia harus ke Gd. Merdeka krn dipanggil mr. BJ mau nanya ttg rundown besok, Halaaahhhhh....... Akuw langsung susun tu rundown and mengimelkannya kepada pihak2 terkait. BIAR SEMUANYA JELASSS DAN TERKOORDINASI DENGAN BAIK. Memang begitu toh seharusnya?
Duh kepala agak berat dan rasanya mual plus beser. Pasti gara2 minum kopi 3 cangkir nih, hiks!! Aku tiduran dulu ah, sambil tunggu kabar selanjutnya dari eonni. My dearest lagi agak sibuk, kebetulan ada tamu. Dah dulu ah.....
Jumat, 21 November 2008
A day Like any other day...
Kmaren ke Jakarta brangkat jam 7 pagi, puter-puter kedutaan besar. Alhamdulillah Jakarta ga terlalu macet, biasa aja deh macetnya. Ketemu Mr. Kellej dari Turki.... Kereeeennn..... dah gitu kedubesnya enakeun banget. Asri dan ga kaku kaya kebanyakan kantor kedubes. Senang deh... Abis itu sempet ke JNICC dan ketemu Bu Elizabeth, disana juga nyaman banget soalnya orang-orangnya asik diajak ngobrol. BTW buat sedikit bocoran aja nih yaaa.... taun depan ada Shahrukh Khan dateng ke Indonesia hehehe..... dan dengan imutnya kita ngajuin diri buat menjadi event organizer mereka di Bandung ahahahahaha.......... dari Korea ko nyebrang ke India?
Kmaren kan ceritanya my dearest G ituh ke Jakarta dan Sukabumi (proyek yang bareng si Ibu tea), pas ke Jakartanya sih sempet bareng, tapi itu juga barengannya cuma ampe jalan naripan :P secara supir neneng leletnya amit2.
Dah gitu pas malem sempet kuw sms in nanya dia udah nyampe ato belum dari Sukabumi eh tak ada jawaban. Pagi tadi di telponin sempet ga jawab, agak khawatir juga sih sampe2 sms temennya buat nanya dia udah nyampe ato belum. Tapi akhirnya nyambung juga deh teleponnya dan dia bilang dia lagi otw buat presentasi di sebuah tempat, sempet komplen juga saya sama dia tapi dia keburu naik duluan nadanya. Ah males deh... ngapain pake naek sih nadanya? Saya khawatir itu lumrah kan? Secara perjalanan yang dia tempuh hari itu cukup panjang walopun dia didampingin temennya. Ataw mendingan saya ngga khawatir aja sekalian?
Padahal dulu pernah kejadian begini :
Saya pulang malam dan dia ga bisa antar saya, lalu dia bilang nanti kalo udah sampe telepon ya. Pas sampe rumah akuw lupa telepon dan dia telepon saya berkali-kali, tapi berhubung HP disilent kan jadinya ga kedengeran tuh. Setelah beberapa jam kemudian akuw baru ingat dan pas dia telpon untuk kesekian kalinya. Waktu akuw angkat teleponnya nada bicaranya agak gusar, ya wajar sih dan saya juga mengaku salah kemudian saya hanya bilang "hehehe... maaf hpnya disilent dan saya lupa" beres toh?
Mungkin dia cape dengan beberapa tekanan yang bertubi2 dari kemarin, untungnya akuw dalam keadaan tenang. Kalo ngga pasti ribut deh. Nah untungnya juga ada blog ini, akuw tinggal muntahin semuanya disini dan hati langsung tenang ^_^v. Tanpa harus ada orang yang jadi korban alias tumbal kena omel ataw kecipratan muntahan hahahaha.....
Cukup tentang muntahan cintanya, kita pindah fokus ke kerjaan.
Gilaaaaa.... semuanya berubah. Rundown gw habis diacak2, dan semua acara penting dikakat abis. Pusing gw! Om Ed pun pusing tujuh keliling dibuatnya. Buat kami sih apapun yang akan terjadi kami akan tetap melakukan yang terbaik untuk event ini karena nama baik komunitas kami dipertaruhkan dimata bapak2 ini. Dan sekalian buat nunjukin sama orang2, gini nih cara kerja event organizer yang baik, HUH! Sambil berdoa juga semoga pengisi acara dari Korea bisa positif dateng dan ngisi acara ini. O iya, akuw harus mengemail Mr. Yoon dan Mr. PSM. Well this is the best that we could do for this event.
Jadi mari kita tetap berjuang, MARI BUNG REBUT KEMBALIIIIII! (naon sih?!)
Kejadian lagi deh ngambil alih acara orang hahahahaha.......
Kmaren kan ceritanya my dearest G ituh ke Jakarta dan Sukabumi (proyek yang bareng si Ibu tea), pas ke Jakartanya sih sempet bareng, tapi itu juga barengannya cuma ampe jalan naripan :P secara supir neneng leletnya amit2.
Dah gitu pas malem sempet kuw sms in nanya dia udah nyampe ato belum dari Sukabumi eh tak ada jawaban. Pagi tadi di telponin sempet ga jawab, agak khawatir juga sih sampe2 sms temennya buat nanya dia udah nyampe ato belum. Tapi akhirnya nyambung juga deh teleponnya dan dia bilang dia lagi otw buat presentasi di sebuah tempat, sempet komplen juga saya sama dia tapi dia keburu naik duluan nadanya. Ah males deh... ngapain pake naek sih nadanya? Saya khawatir itu lumrah kan? Secara perjalanan yang dia tempuh hari itu cukup panjang walopun dia didampingin temennya. Ataw mendingan saya ngga khawatir aja sekalian?
Padahal dulu pernah kejadian begini :
Saya pulang malam dan dia ga bisa antar saya, lalu dia bilang nanti kalo udah sampe telepon ya. Pas sampe rumah akuw lupa telepon dan dia telepon saya berkali-kali, tapi berhubung HP disilent kan jadinya ga kedengeran tuh. Setelah beberapa jam kemudian akuw baru ingat dan pas dia telpon untuk kesekian kalinya. Waktu akuw angkat teleponnya nada bicaranya agak gusar, ya wajar sih dan saya juga mengaku salah kemudian saya hanya bilang "hehehe... maaf hpnya disilent dan saya lupa" beres toh?
Mungkin dia cape dengan beberapa tekanan yang bertubi2 dari kemarin, untungnya akuw dalam keadaan tenang. Kalo ngga pasti ribut deh. Nah untungnya juga ada blog ini, akuw tinggal muntahin semuanya disini dan hati langsung tenang ^_^v. Tanpa harus ada orang yang jadi korban alias tumbal kena omel ataw kecipratan muntahan hahahaha.....
Cukup tentang muntahan cintanya, kita pindah fokus ke kerjaan.
Gilaaaaa.... semuanya berubah. Rundown gw habis diacak2, dan semua acara penting dikakat abis. Pusing gw! Om Ed pun pusing tujuh keliling dibuatnya. Buat kami sih apapun yang akan terjadi kami akan tetap melakukan yang terbaik untuk event ini karena nama baik komunitas kami dipertaruhkan dimata bapak2 ini. Dan sekalian buat nunjukin sama orang2, gini nih cara kerja event organizer yang baik, HUH! Sambil berdoa juga semoga pengisi acara dari Korea bisa positif dateng dan ngisi acara ini. O iya, akuw harus mengemail Mr. Yoon dan Mr. PSM. Well this is the best that we could do for this event.
Jadi mari kita tetap berjuang, MARI BUNG REBUT KEMBALIIIIII! (naon sih?!)
Kejadian lagi deh ngambil alih acara orang hahahahaha.......
Langganan:
Postingan (Atom)